Gambar

Penggambaran Musikalisasi: Emma Stone atau Taylor Swift ?

emma stone or taylor swift

Sebenarnya bukan menggambar siapa-siapa. Sedang iseng saja mendengar lagu instrumental gubahan orang Korea (judulnya: Past Love), kemudian saya mulai menggambar.

Kita kenal ada yang namanya musikalisasi puisi. Mungkin ini semacam penggambaran musikalisasi. Mungkin..

Gambar

Sebuah Film dari Komunal: “Kunang-Kunang Kampus”

poster kunang2 kampus final dua

Tayang pada 26 Mei 2014!

Sebuah film dari keluarga Komunal (Mahasiswa/i Universitas Bakrie Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie) yang dibintangi oleh Mahasiswa Terpopuler Universitas Bakrie tahun 2012: Ridwan Aji Pitoko. Film ini juga dibintangi oleh Sony Witjaksono, Bheryl Mustopha, Kartika Ayu Kharisma dan lainnya.

Hanya di MBAKMI 5.

(poster oleh: Luthfi Kurniawan - inisketsatangan.wordpress.com)

#03 Boleh tolong carikan kelinci saya?

“Da! Da! Uda Upi!” //

“Ya..” //

Saya jawab sekenanya dengan tenang. Yang memanggil barusan namanya Ichsan, sepupu saya yang masih kelas dua SD.

Da, ini soalnya susah deh. //

Susah gimana? //

Iya, susah banget. Ichsan bingung. //

Saya jadi ingat lagi masa-masa SD. Doyan cakwe dan kue bolu yang bentuknya seperti teddy bear. Ada juga yang bentuknya kayak mobil. Petak umpet, galasin, tamagochi dan makan mie instan tanpa direbus trending sekali saat itu. Ichsan, saat ini ada di zaman ketika dia bisa duduk enak di rumah, nonton kartun seharian yang ada di tv kabel. Iya, seharian. Tahun 90-an mana ada kartun yang tayang seharian. Paling hari minggu, atau sore-sore. Kelas dua SD, dia sudah fasih main gadget dan kenal Google Play Store..

Perubahan zaman… terasa begitu.. kontras dan cepat.

Soalnya begini, jawabannya apa? //

Lho? Soalnya apa dulu? //

Oh iya, Lupa. Begini.. Ini soal IPS, Da!

 

“Suatu hari tetangga kalian minta bantuan untuk mencarikan kelincinya yang hilang, padahal badan kamu sudah capai sekali. Apa yang kamu lakukan?” //

Jebakan betmen. Ini pertanyaan yang melibatkan moral dan prinsip hidup. Bagaimana mungkin pertanyaan seperti ini muncul di LKS (Lembar Kerja Siswa) untuk murid kelas dua SD?. Jika Ichsan saya sodorkan realita terkini, takutnya dia akan tumbuh jadi pribadi yang individualis. Mencari kelinci sebenarnya gampang, karena dia warnanya putih, ya kebanyakan warnanya putih, jadi sekalinya nongol pasti mencolok di mata. Masalahnya kelinci kan pandai bersembunyi, mencarinya bakal makan waktu. Kelinci orang pula, badan sedang capai pula. 90% manusia perkotaan pasti tidak akan mau bantu mencari kelinci itu.

Saya masih bingung, perdebatan pikiran ini berlangsung selama sepersekian detik sambil ditatap dengan pandangan penuh harapan oleh Ichsan.

Kalau saya bilang: “sebaiknya kita bantu tetangga yang kehilangan kelinci.”, bisa-bisa Ichsan tumbuh jadi pribadi yang ga enakan dan mudah dimanfaatkan. Bahaya. Jadi opsi ini jelas bukan pilihan.

Da! Jadi jawabannya apa? //

Coba ulangi lagi baca soalnya. //

 

Ichsan cemberut.

Ah, Uda.. Ya deh. //

 

Lembar LKS dibalik lagi ke halaman soal.

“Suatu hari tetangga kalian minta bantuan untuk mencarikan kelincinya yang hilang, padahal badan kamu sudah capai sekali. Apa yang kamu lakukan?” //

 

“……..Mm… Kamu tolak aja dia baik-baik. Palingan tetangganya cuma lagi caper aja.” //

 

“Ah, Uda! Yang bener aja!” //

Bekasi, 19 Mei 2014. 23:36 WIB.