#Padangnisasi Indomie

Sampai postingan ke-10, gue akan selalu menyarankan kalian ke halaman perkenalan dulu, biar lebih akrab. he-he-he

22 Desember 2012

Hari itu ada dua kejadian besar.

Pertama, ada Hari Ibu..

Kedua, ada hujan super lebat di seluruh Jakarta. Banjir dimana-mana. Plaza Semanggi pun sampai kebanjiran. Jalanan lumpuh. Macet menyeruak di seluruh jalanan.

Saking banjirnya Jakarta, ada bule yang bawa papan surfing ke jalan. Mau surfing! Alhamdulillah, ternyata gue masih lebih waras dibanding bule-bule ini..

Gambar

Di tempat lain ada bule gila yang mau surfing, sementara di tempat lain ada temen gue yang ngehampa di dalem kopaja yang stuck karena banjir.

Gambar

Namanya Rizaldy Yusuf, udah ngejomblo hampir 2 tahun. Lebih menyukai kesenangan sesaat dibanding membangun komitmen.

Gue turut prihatin dan bisa membayangkan betapa memprihatinkannya kondisi dia. Sendiri, dingin dan cuma ditemani abang kenek kopaja yang bertampang keras dengan stok recehan di tangan. Sementara gw di waktu yang sama lagi ngemil nasi bebek + teh anget.

Kali ini keberuntungan lebih memihak gue. Meskipun kita sama-sama jomblo.

Beberapa menit kemudian di nge-tweet..

Gambar

Gw refleks ketawa ngakak baca tweet-nya sambil keheranan, “Emang beneran ada Indomie goreng Cabe Ijo?”

Dan ternyata beneran ada. Gw makin ngakak.

Gambar

Lihatlah betapa kuatnya nuansa masakan padang di bungkus indomie-nya! Ada gambar dendeng cabe ijo yang terselip di balik mie gorengnya. Kewl banget.. :*

Well, gue sebagai orang Minang pun merasa senang. Sementara Zaldi keheranan bukan main. Kemungkinan Indomie lagi dipegang sama brand manager asal minang yang idealis dan hendak melestarikan budaya daerah sendiri dengan produk global. Coba kalau Indomie di pegang sama orang prancis, mungkin bakalan ada Indomie goreng rasa roti baguette. -____-

Sepertinya enak..

Gue merasa Indomie memang lagi memperhatikan konsumen terbesarnya, yaitu anak kosan. Bisa jadi anak kosan yang demen masakan padang atau anak minang yang kuliah/ngekos di luar daerah. Itu artinya anak kosan bisa menghemat uang jajan dengan mengurangi frekuensi ke rumah makan padang. (y)

Bagi gue ini seperti teriakan kemenangan. Dan gue yakin ada ratusan juta anak kos lainnya yang berteriak sama dengan gue.

Gambar

Sementara gue sibuk dengan teriakan kemenangan, zaldi juga sibuk berinteraksi dengan followers-nya yang menanggapi #padangnisasi Indomie. Beberapa mengusulkan rasa baru terkait #padangnisasi indomie

Gambar

Lucu sih tanggapan orang-orang terkait #padangnisasi Indomie. Iseng-iseng gue ngisengin packaging Indomie dengan varian rasa masa depan. Tentunya dengan nuansa masakan padang..

Gambar

Hmm.. keliatan sih enak :-9

sketsa tangan

Iklan

2 pemikiran pada “#Padangnisasi Indomie

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s