Malam 7 November: Tangis Gadis Kecil

Malam 7 November

Suatu malam, gadis kecil menangis. Saya sendiri bingung itu akibat ulah kami atau ulah kenyataan.

Gadis kecil disuguhi realita, bahwa cinta bukan seperti film-film kartun, bukan seperti dongeng putri kerajaan yang ceritanya takkan seru tanpa keberadaan pangeran.

Gadis kecil begitu naif, pikirnya jatuh cinta sekali cukup untuk mendapatkan cinta sejati.

Gadis kecil begitu lugu, tangisnya luruh. Malam itu angan-angannya luntur dihanyutkan tangis.

Semoga dengan beranjaknya malam, gadis kecil kan beranjak juga dari (mantan) lelakinya. Seharusnya dia mengerti bahwa lelaki kadang tak berarti, jika dibanding dengan pencapaian diri yang mesti dia kejar dalam 4 tahun ini.

Oh ya, sekali lagi saya tanyakan..

“Gadis kecil, tangis mu akibat ulah kami atau ulah kenyataan?”

Jakarta, 15 November 2013

sketsa tangan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s