Digital Painting: Terbakarnya Pendosa

Digital Painting: Terbakarnya Pendosa

Suatu hari, seorang pendosa berkata: “Nafasku tak berbatas!”
Esok hari dia mati, dalam kondisi jumawa.
Mati dengan roh yang disentak dengan keras,
lalu dilempar,
ke perapian..

Pendosa itu terbakar,
ia meronta,
“Panas! Panas!”

“Anggap saja kau sedang sauna..” ujar penjaga neraka, setengah melucu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s